Makanan Khas Kabupaten Bolaang Mongondow Wajib Kamu Cicipi 

Makanan Khas Kabupaten Bolaang Mongondow Wajib Kamu Cicipi 

Makanan Khas Kabupaten Bolaang Mongondow Wajib Kamu Cicipi  – Bolaang Mongondow adalah kabupaten di Sulawesi Utara yang cukup slot spaceman populer dengan ragam hidangan khas yang ditawarkan. Di daerah tersebut memang terdapat banyak sekali santapan berupa camilan ataupun makanan berat yang tentunya wajib untuk dicicipi. Untuk rasanya pun dijamin enak dan juga berbeda dari yang lainnya. Oleh karena itu, tidak mengherankan lagi apabila kabupaten yang juga memiliki keindahan alam tersebut kerap didatangi oleh turis yang ingin berburu kuliner.

Kenikmatan kuliner khas di Bolaang Mongondow tentu saja sangat slot dragon sayang jika Anda lewatkan. Di sana Anda akan menjumpai banyak tempat yang menjual makanan khas. Selain disantap langsung di wilayah tersebut, turis-turis dapat menjadikan kuliner khas tersebut untuk dijadikan sebagai oleh-oleh. Pastinya teman dan keluarga di rumah akan senang sekali mendapatkan oleh-oleh yang nikmat dan unik tersebut.

Sinandoi

Kuliner khas selanjutnya yang tak kalah menggugah selera adalah Sinandoi. Ini merupakan hidangan lezat yang dibuat dari bolog (sidat) atau daging sapi. Proses memasak sinandoi ini sama seperti binarundak, yakni dimasukkan ke dalam patung atau bambu dan dimasak menggunakan api dengan ukuran yang normal. Ketika proses pembakaran, maka harus diawasi dengan seksama supaya apinya tak terlalu besar dan bahkan mungkin saja mati. Sinandoi ini mampu menggoyangkan lidah dan menjadi favorit banyak orang. Tak jarang pula makanan tersebut disajikan pada berbagai acara adat, pesta pernikahan, ataupun acara besar lainnya. Sinandoi memiliki porsi yang tidak sedikit sehingga cocok sekali bagi Anda yang perutnya merasa lapar. Tak heran apabila penyajian makanan tersebut selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat asli Mongondow maupun pendatang.

Dinangoi

Dinangoi merupakan salah satu kudapan khas dari Bolaang Mongondow yang paling disukai dan juga paling populer. Makanan tersebut dibuat dari sagu, garam, dan juga gula aren. Selain itu, konon katanya merupakan kuliner warisan secara turun temurun mulai didirikannya Kerjaaan Mongondow. Bahkan, dahulu dinangoi adalah makanan para elit di kerjaan tersebut. Di masa kemerdekaan dahulu, kuliner dinangoi tersebut dijadikan sebagai makanan pengganti nasi dikarenakan ada terjadi musim kemarau yang panjang di Bolaang Mongondow. Oleh sebab itu, kuliner tersebut seolah telah melekat erat dalam hati masyarakat asli Mongondow dan bahkan juga para pendatang.

Kebanyakan masyarakat di sana pun menyebut dinangoi tersebut sebagai pizza-nya Mongondow. Cara pembuatan https://losbanditoshotdogs.com/ makanan ini cukup mudah, sama seperti Anda membuat telur dadar. Sagu yang sudah dimasukkan ke dalam wajan kemudian ditaburkan gula aren serta dipanaskan di atas api kecil kurang lebih 1 menit sampai gulanya mencair. Proses masak dinangoi menggunakan tungku kayu serta belanga yang dibuat dari tanah liat. Untuk rasanya sendiri gurih dan manis, sehingga cemilan tersebut cocok apabila disuguhkan pada pagi hari maupun sore hari bersama teman dan keluarga. Bagi Anda yang berwisata ke Bolaang Mongodow, maka dapat menjadikan jajanan ini sebagai buah tangan.

Kolombeng

Rekomendasi makanan khas yang pertama harus Anda coba saat datang ke Bolaang Mongondow adalah kolombeng. Jajanan kering ini dibuat dari tepung terigu, telur, gula, dan berbagai bahan yang lainnya. Hal yang membuat jajanan satu ini tampak unik atau mempunyai ciri khas, yakni karena ada parutan kulit jeruk yang dijadikan sebagai aroma tambahan.

Rasa dari jajanan kolombeng tersebut manis dengan aroma yang cukup khas. Kolombeng sendiri memiliki dua varian yang berbeda, yakni kolombeng rasa selai dan kolombeng rasa original. Untuk kolombeng rasa selai akan diisi oleh selai nanas yang asli dari Kota Kotamobagu. Sedangkan, kolombeng rasa original tidak akan ditambahkan selai apapun.

Jajanan berupa kue kering tersebut dapat Anda temui di super market. Bahkan, kuliner ini dapat secara mudah Anda peroleh di toko kue ataupun warung-warng warga. Selain itu juga dapat dengan berkunjung langsung ke tempat produksi kolombeng yang ada di Desa Poyowa, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Alingkoge

Makanan ringan asal Bolaang Mongondow yang dinamakan alingkoge ini dibuat dari beberapa bahan seperti beras ketan putih, gula aren, dan beras ketan hitam. Bahan-bahan tersebut dicampur menjadi satu. Makanan ini kerap disuguhkan sebagai hidangan dalam hajatan yang ada di Bolaang Mongondow.

Biasanya alingkoge akan dibungkus dengan memakai daun woka atau daun jagung. Hidangan ini pun tentu saja mempunyai cita rasa yang banyak disukai masyarakat, yakni manis. Walaupun merupakan makanan ringan, namun alingkoge dapat pula sebagai pengganjal perut dikala lapar. Jika Anda ingin menikmati kuliner khas yang manis ini, maka tak perlu susah-susah dalam mencarinya. Pasalnya, di Bolaang Mongondow sendiri ada banyak pedagang kue yang menjajakannya.

Binarundak

Binarundak menjadi salah satu kuliner khas di Bolaang Mongondow yang wajib juga untuk Anda nikmati. Makanan Sulawesi Utara ini konon memiliki proses pengolahan yang tergolong unik. Hal itu karena proses memasaknya memakai bambu atau patung kemudian dibakar. Binarundak memakai isian berupa beras ketan yang telah dibersihkan kemudian di dalamnya ditambahkan dengan beberapa bumbu alami seperti bawang merah, jahe, santan, dan lain-lain. Setelah seluruh bahannya tercampur, lalu dimasukkan dalam bambu dengan cara dibungkus menggunakan daun pisang muda, kemudia dibakar hingga matang.

Proses pembungkusan makanan ini pun dilakukan supaya dalam penyuguhan binarundak bisa dihidangkan dalam bentuk yang utuh dan juga cantik. Setelah matang, maka binarundak dapat dipotong sesuai dengan selera masing-masing. Rasanya yang dimunculkan ketika Anda menggigit kuliner ini adalah legit. Ditambah pula dengan nikmat dan aroma yang khas akibat pembakaran tadi. Tidak heran jika kudapan yang satu ini banyak digemari oleh turis dan masyarakat sekitar karena memang mampu menggugah selera.

Kacang Goyang

Rekomendasi kudapan khas Bolaang Mongondow yang terakhir dan harus Anda coba yaitu kacang goyang. Dari namanya saja sudah dapat diketahui bahwa bahan utama untuk membuat makanan ini adalah kacang tanah. Jajanan yang unik ini identik dengan warnanya yang beragam. Proses pemberian warna pada makanan tersebut disebut dengan penggoyangan. Oleh karena itulah alasan mengapa dinamakan sebagai kacang goyang. Pada tahun 2010 lalu, hidangan khas suku Mongondow ini memperoleh rekor Muri yang mana bertepatan pada Hari Ulang Tahun Kota Kotamobagu yang ke-3.

Dalam acara tersebut melibatkan 500 wanita untuk proses pembuatan makanan kacang goyang. Proses berikutnya yaitu adonan ditetesi dengan coklat dan gula sembari digoyangkan hingga seluruh biji kacang tertutup dengan lapisan coklat dan gula. Kacang goyang memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang renyah. Sehingga, banyak dicari dan diminati oleh masyarakat lokal maupun interlokal untuk dibawa pulang.

Yondog (Sayur Gedi)

Mencari sesuatu yang berbeda di makanan Anda berikutnya? Mengapa tidak mencoba Yondog, hidangan Sulawesi yang terbuat dengan beberapa sayuran lokal. Bahan utama Yondog adalah Sayur Gedi, sejenis tumbuhan yang banyak masyarakat jumpai di Bolaang Mongondow.

Sayur Gedi memiliki cita rasa unik yang semakin nikmat jika tercampur dengan bahan lain untuk membuat Yondog Binangoan. Selain Sayur Gedi, bahan tambahan lain untuk melengkapi sajian ini antara lain kudat, rebut, dan ikan fufu. Apalagi masyarakat Kotamobagu menggunakan Daun Prei, sejenis daun bawang dengan sedikit perbedaan.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *